Home » Djawa » Reog @ Bragafest
       

Reog @ Bragafest

Sudah berulang kali aku liat reog di berbagai acara dan berbagai tempat. Termasuk reog di event Festival Seni di sepanjang Jl. Slamet Riadi, Surakarta. Acara yang semarak dan melelahkan, hanya itulah hal yang tergambar di benakku pada awalnya. Namun ternyata gambaran itu belumlah mencerminkan semua hal yang bercampur aduk di dalamnya.

reog

Reog

Braga Festival, itulah acara yang sedang berlangsung di Jl. Braga, Bandung. Selain stand-stand pakaian distro khas Bandung, ada juga perform kesenian dari berbagai pihak. Salah satunya adalah tim reog Singa Lodaya, salah satu komunitas pelestari kesenian reog di wilayah Bandung.

Tak terbayang sebelumnya aku dapet kesempatan wat ikut berpartisipasi di acara ini. Tawaran main pun tak ku sia-siakan. Rombongan reog datang sekitar pukul 12.00 siang. Kondisi saat itu acara inti, yaitu sambutan dari Walikota sudah berahir. Sehingga kondisi agak sepi, jadi membuat semangat menurun.

warok

warok

Setelah perform reog  berlangsung, respon dari pengunjung pun sangat mengejutkan. Banyak orang yang berada di acara tersebut ataupun orang yang sekedar lewat berantusias untuk mengikuti jalannya arak-arakan reog. Mata kamera pun berlomba-lomba membidik sasaran untuk mengabadikan momen tersebut. Penonton dari berbagai kalangan dan berbagai umur tak kalah antusias untuk mengabadikan kenangan dirinya disamping pemain reog.

Dari situ dapat dilihat bahwa sebenarnya warga Indonesia haus akan pertunjukan kesenian daerah. Hal itu tak mengherankan karena makin sedikitnya komunitas seni yang mau untuk melestarikan kesenian daerah. Kegiatan kesenian seperti itu dianggap tak mampu mengangkat kesejahteraan pemaiinya. Namun apabila setiap orang berpikir seperti itu, bagaimana nasib kebudayaan Indonesia?? Haruskah negara lain yang melestarikannya??

arak-arakan reog

arak-arakan reog

13 Comments

  1. Comment by rizal:

    lestarikan budaya Indonesia
    .-= blog terahir dari rizal ..Contoh Press Release =-.

  2. Comment by ciwir:

    wuihhh ada yg cantik tuh

  3. Comment by Joulecar:

    mari….
    :love:

  4. Comment by Joulecar:

    sing ndi kang???
    foto nduwur dhewe??
    hehehheee…..
    :no::no:

  5. Comment by Dony Alfan:

    Wong Bandung ketoke jarang nonton reog ya?
    .-= blog terahir dari Dony Alfan ..Berburu Objek Foto di Halaman Belakang =-.

  6. Comment by Joulecar:

    iyo…
    ra tau ono reog og….
    :clinguk2:

  7. Comment by riuusa:

    :kucing_hiks: aku selalu takut mendekati reog :kucing_tolong:
    .-= blog terahir dari riuusa ..bercermin lagi di tahun2009 =-.

  8. Comment by Joulecar:

    walah….
    ketoke kat mbiyen sering ono reog nang slamet riadi…..
    mosok yo sih wedi…..
    :ngikik:

  9. Comment by gajah_pesing:

    terharu, ternyata masih ada yang peduli dengan kesenian budaya asli Indonesia yang saat ini banyak tercauni oleh budaya dari luar

  10. Comment by Joulecar:

    alhamdulillah sih akeh sing ndukung aku lan konco-konco go terus nguri-uri kabudayan…..
    :love:

  11. Comment by annosmile:

    di kotaku udah jarang ada festival kesenian reog :kucing_hiks:
    .-= blog terahir dari annosmile ..Mempelajari Kehidupan di Dusun Pesaren =-.

  12. Comment by Joulecar:

    dienekne dhewe mas…..
    heheheheeeee,,,,,
    :kucing_ngayal:

  13. Comment by gering:

    itu harunya disingkat jadi BRAFEST.. :hihi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
[+] kaskus emoticons nartzco