Home » LIPI » Orientasi CPNS LIPI 2015
       

Orientasi CPNS LIPI 2015

Setelah sebulan bekerja di LIPI dengan setumpuk kerjaan yang langsung menggunung, akhirnya tiba saatnya untuk berkumpul bersama seluruh CPNS 2015. Sebelumnya memang baru mengenal CPNS yang berada di 1 biro, serta CPNS biro lain yang main futsal ataupun badminton bareng-bareng. Selain itu ya ga kenal. Jangankan seluruh LIPI, satu Sekretariat Utama aja ga kenal.

Seluruh CPNS LIPI 2015 dikumpulkan pada Selasa, 24 Maret 2015 di Auditorium Utama LIPI yang berada di Kampus LIPI Gatot Subroto. Pada hari itu para CPNS dikumpulkan untuk menerima sambutan dari Kepala LIPI beserta deputi-deputinya. Selain itu ada juga penjelasan tentang tupoksi kerja masing-masing kedeputian. Acara dimulai pukul 10 pagi untuk registrasi, saya bersama 4 orang teman lain yang berada di Biro Umum memutuskan untuk berangkat seperti jam kerja biasa yaitu jam 7:30 agar ada spare waktu buat persiapan. Namun yang terjadi malah sebaliknya, bukan spare waktu yang didapat melainkan pekerjaan yang menuntut belaian (*mampus lo).

Bapak beserta anak-anaknya

Bapak beserta anak-anaknya

Akhirnya jam 11 siang kami turun karena memang lokasi registrasi ada di lantai bawah, iya memang sedikit meremehkan karena bisa dikatakan sebagai tuan rumah :p. Setelah registrasi kami ngobrol di ruangan salah seorang teman di lantai 1 hingga waktu sholat. Setelah sholat kami ngobrol lagi sampai kelupaan waktu, setelah menengok ternyata orang-orang yang sebelumnya registrasi sudah lenyap dan diperkirakan sudah memasuki auditorium. Kami pun langsung cepat-cepat membawa tas untuk dimasukkan ke bagasi bus. Setelah merapikan pakaian (juga ngelus-elus dasi), kami menuju auditorium. Namun untuk mengecek apakah kostum yang kami pakai sudah rapi, akhirnya kami berhenti sejenak untuk melakukan ritual foto-foto yang dibantu oleh bapak sekuriti.

Foto CPNS BU

thanks to pak Sekuriti – CPNS Biro Umum LIPI

Setelah memasuki auditorium, tetoooot…benar, acara telah dimulai. Kami ga telat kok, cuman masuknya sedikit kesiangan aja. Ya ga apalah, tuan rumah ga perlu ngasih contoh yang baik. Toh tamu-tamunya sudah baik tanpa dicontohin tuan rumah. Dikala sesi pemaparan tupoksi kerja, kami pun terserang penyakit ngantuk karena memang lokasi duduk yang dibelakang sehingga tidak bisa membaca slide dengan jelas. Namun kami pun tak tinggal diam, akhirnya kami memutuskan untuk menselfikan diri demi menghilangkan rasa kantuk (*halah).

obat ngantuk

obat ngantuk

Oke, sesi pemaparan dari para deputi sudah selesai saat waktu menunjukkan pukul 17:00. Saatnya kami melakukan sholat asar dan dilanjutkan menuju ke penginapan yang berada di wilayah Megamendung. Bus kami dipisah, 1 orang di bus 2, 1 orang di bus 3, 1 orang di bus 4 dan 2 orang di bus 5 termasuk saya. Setelah sampai penginapan kami langsung makan malam dan dilanjutkan istirahat untuk menyambut pagi yang dingin di wilayah Bogor ini.

odong-odong

odong-odong yang mengantar kami dari tempat parkir ke penginapan

Rabu pagi kami berkumpul di tempat makan pada pukul 6 pagi, waktunya sarapan untuk menambah tenaga karena acara setelah itu adalah ice breaking. Banyak permainan menarik yang mengasah kerja sama tim dan juga kreatifitas dalam memecahkan masalah. Intinya game nya seru, tapi belom ada foto-fotonya karena emang hape nya ditinggal di dalam loker. Nunggu panitia ngeshare fotonya dulu ye.

Masih dalam kondisi bau harum nan menyengat paska berkeringat, para CPNS dikumpulkan di aula penginapan untuk mendengarkan pemaparan dari peneliti muda berprestasi. Ya, karena LIPI merupakan lembaga riset maka banyak peneliti-peneliti hebat disini. Kami ber 5 bukanlah peneliti, karena memang bernaung di Biro Umum yang mengatur semua administrasi mereka. Sedikit roaming mendengarkan penjelasan peneliti-peneliti hebat tersebut, akhirnya kami kembali mendapatkan ide untuk mencairkan suasana. Iya, selpi-selpi khas anak muda.

setelah outbond

setelah outbond

Waktu sholat Dhuhur telah tiba, sesi sharing pun berahir. Kami istirahat sejenak dan bersiap-siap untuk menuju Cibinong Science Center. Masing-masing rombongan bus hanya mengunjungi 2 satker yang telah ditentukan. Rombongan saya mengunjungi Puslit Biologi dan Puslit Biomaterial. Setelah jalan-jalan melihat burung-burung yang tidak lagi berkicau dan balok dari daur ulang duitSetelah makan malam kami kembali dikumpulkan di aula untuk mendengarkan penjelasan dari BOSDM tentang karir dan prestasi PNS. Kami mendapat informasi kalau malam setelahnya akan diadakan malam apresiasi seni yang mengharuskan tiap bus menampilkan perform yang unik. Namun karena malem itu tulang sudah tak bisa diajak berkompromi, akhirnya diputuskan untuk menunda pembahasan esok pagi dan dibahas ketika perjalanan ke Bandung.

Keesokan harinya, pada hari Kamis kami harus bersiap menuju bandung sebelum sang matahari menyapa. Apes lah udah ga dapet sapaan dari gebetan, ga dapet sapaan juga dari matahari. Sarapan sudah tersedia di dalem bus dalam bentuk nasi box. Di dalam bus kami mengumpulkan ide untuk malam pensi. Banyak ide yang bersliweran, yang paling kuat adalah untuk membawakan medley lagu daerah (*Gile aje lu Ndro, suara cempreng gini suruh paduan suara). Namun ada ide lain yang menarik, yaitu atraksi hipnotis (*pura-pura bisa aja) yang akan menghipnotis teman sendiri hingga tertidur. Benar saja, opsi kedua di ambil. Hampir seluruh rombongan di bus tertidur lelap hingga sampai Kampus LIPI Cisitu, Bandung. Gagal maning rencana latihan, namun rombongan tetep cool atau bisa dikatakan pasrah.

hipnotis

hipnotis

Di Bandung masing-masing rombongan mengunjungi 3 satker. Rombongan saya mengunjungi Puslit Telimek, Puslit Kimia, Puslit Geoteknologi. Pada saat makan siang kami sempat berkumpul sebentar untuk sedikit serius mempersiapkan perform nanti malam. Dalam diskusi singkat tersebut disepakati untuk membawakan beberapa lagu daerah, yaitu Cublak-cublak Suweng, Kampuang Nan Jauah di Mato, Sayang sayang si Patokaan, Sinanggar Tulo, Yamko Rambe Yamko dan akan memasukkan sedikit aksen tari kecak kedalamnya.

Pada Pukul 2 siang kami kembali berkumpul di Bus untuk kembali ke penginapan. Pada saat bus mulai berjalan kami kembali membahas persiapan pensi. Kami menentukan urutan lagu dan konsep-konsep utama lainnya. Setelah itu kami diminta untuk menghafalkan nadanya saja, lirik ga perlu diapalin karena bisa nyontek di hape. Namun apa yang terjadi sodara-sodara? lagi-lagi kami malah berlatih ilmu hipnotis lagi dan baru bangun saat sudah memasuki wilayah Cibinong. Hanya ada waktu 1 jam lagi sebelum tiba di penginapan. Tanpa basa basi kami langsung melakukan gladi kotor di bus, di dalam bus semua bernyanyi menggunakan karakter suara masing-masing. Beruntung ada salah satu anggota bus yang punya suara aduhai memikat telinga. Dia pun mendapat mandat menyanyikan lagu daerahnya, Kampuang Nan Jauah di Mato sebagai lagu pembuka.

Setelah makan malam, kami menuju aula untuk bersiap dalam acara pentas apresiasi seni. Pokoknya seru! Hasilnya? ga perlu di raguin, kami pun terheran-heran pada perform yang kami tampilkan. All out meskipun hanya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Kami mendapat juara 2 dalam pementasan tersebut. Ga kecewa kok meskipun ga juara, karena tanpa kekompakan tim perform tersebut tidak akan berjalan jika hanya 1 jam persiapan. Videonya nanti liat aja sendiri aja (*kalau udah dikasih sama panitia ya, soalnya kelupaan ga minta temen buat rekamin). Hari yang melelahkan, sedikit menikmati suguhan organ tunggal dari panitia, kami kembali kamar masing-masing untuk meluruskan tulang punggung yang telah bekerja keras seharian.

after perform

after perform

Hari terahir, Jumat, 27 Maret 2015 kami harus bangun pagi lagi untuk checkout dan bersiap menuju Kampus LIPI Serpong yang berada di Puspitek BPPT. Macetnya Tol Lingkar Luar yang sudah tak layak dijuluki jalan bebas hambatan membuat kami terlambat sampai Serpong. Akhirnya kami hanya mengunjungi Puslit Metrologi saja dari 2 satker yang dijadwalkan untuk dikunjungi. Kami harus bergegas menuju Jakarta untuk menghadiri penutupan yang dilaksanakan di Kampus Gatsu.

Rombongan Bus 5

Rombongan Bus 5

Cukup indah perjalanan kali ini, karena mungkin inilah satu-satunya kesempatan kami untuk saling mengenal. Mungkin kami tak akan bertemu lagi setelahnya karena memang tak berada di tumpukan tanah yang sama, dibatasi oleh laut dan gunung.

Thanks to all team

Thanks to all team


 

Jangan sampe lupa ya

Jangan sampe lupa ya

Sebuah barisan kata dari mas Fajar

::::: Sepucuk Oleh-oleh Kita :::::
Kawan…
Tiap perjumpaan pasti ada perpisahan.
Seolah kebersamaan itu tiada rela kita tinggalkan.
Bahkan sedikitpun seolah tak ingin kita lupakan.
Kawan…
Episode masa lalu telah usang.
Namun masih terngiang.
Bahkan seolah semakin jelas terkenang.
Kawan…
Biar kita berpisah. Namun jangan pernah lengah.
Kuatkan tekad untuk tetap melangkah.
Jalankan amanah dengan indah.
Kawan…
Dalam iringan doa. Suatu saat semoga kita bersua.
Dalam indah dan syahdu di lain agenda.
Jangan lupa sematkan asa.
Dan… prestasi nyata.
:::Salam Bus 5:::

2 Comments

  1. Comment by Farid:

    Salam dari KR Bali… browsing foto buat laporan perjalanan, nemu blog ini..hehe

  2. Comment by Joulecar:

    sama-sama mas farid…
    ..:: blog post terahir dari Joulecar …-> Sangiang, Keindahan di Barat Anyer ::..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
[+] kaskus emoticons nartzco